• Home
  • Site Map
  • About Us
  • Contact Us
kerjasama terapi tumbuh kembang,SEKOLAH INKLUSI, HOME CARE & VISIT TERAPI, KLINIK TUMBUH KEMBANG
  • SEKOLAH ASH CILEGON
  • KLINIK ASH DEPOK
  • KLINIK ASH CIKUPA
  • HOME CARE
  • HOME CARE KEBUMEN
  • HOME VISIT
  • KLINIK & SEKOLAH INKLUSI
  • TERAPI WICARA
  • OKUPASI TERAPI
  • TERAPI SENSORI INTEGRASI
  • REMEDIAL TERAPI
  • FISIOTERAPI / BOBATH
  • BEHAVIOR TERAPI
  • PSIKOLOG
  • TRAINING
  • STROKE HOME CARE
  • DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG  
    • PIJAT BAYI
    • STIMULASI DINI
  • INHALASI
  • KLINIK TUMBUH KEMBANG
  • Home
  • Site Map
  • About Us
  • Contact Us
  • Home
  • Index Berita
  • Anak dengan Autisme Bisa Mencoba Terapi Sensori Integrasi

Categories

  • SEKOLAH ASH CILEGON
  • KLINIK ASH DEPOK
  • KLINIK ASH CIKUPA
  • HOME CARE
  • HOME CARE KEBUMEN
  • HOME VISIT
  • KLINIK & SEKOLAH INKLUSI
  • TERAPI WICARA
  • OKUPASI TERAPI
  • TERAPI SENSORI INTEGRASI
  • REMEDIAL TERAPI
  • FISIOTERAPI / BOBATH
  • BEHAVIOR TERAPI
  • PSIKOLOG
  • TRAINING
  • STROKE HOME CARE
  • DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG
    • PIJAT BAYI
    • STIMULASI DINI
  • INHALASI
  • KLINIK TUMBUH KEMBANG

Berita

Mahasiswa UGM Kembangkan Game Edukatif “Kata Kita” untuk Anak Cerebral Palsy

9 April 2026

Anak Cerebral Palsy ... detail

Studi Ini Klaim Berendam Air Panas Bisa Meredam Gejala Autis pada Anak

24 Maret 2026

Gejala Autis ... detail

Januari 2026, Pemkab Temanggung Bakal Luncurkan Rumah Terapi Gratis bagi ABK

16 Maret 2026

Rumah Terapi Gratis bagi ABK ... detail

Anak dengan Autisme Bisa Mencoba Terapi Sensori Integrasi

12 Maret 2026

Terapi Sensori Integrasi ... detail

» index berita

Testimonial

» lihat testimonial
» isi testimonial
Sekolah Anak Spesial Hebat

Anak dengan Autisme Bisa Mencoba Terapi Sensori Integrasi

12 Maret 2026
Share


Anak dengan Autisme Bisa Mencoba Terapi Sensori Integrasi
JawaPos.com-Anak dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD) kerap mengalami sensitivitas berlebih terhadap rangsangan sensorik. Terapi sensori integrasi diyakini dapat membantu anak-anak dengan autisme ini untuk belajar mengatasi dan mengurangi sensitivitas berlebih mereka. 
 
Baca Juga: Empat Eks Pemain Persebaya Surabaya Reuni sambil Live TikTok, Penonton Minta Cek Khodam
 
Sebagai informasi, ASD atau Gangguan Spektrum Autisme merupakan kondisi tumbuh kembang yang menyulitkan individu untuk berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Penting untuk memahami cara pendampingan yang tepat, agar dapat mendukung perkembangan dan membantu mereka menjadi lebih mandiri dalam beraktivitas. 
 
Andy M. Saladin, Direktur Utama Sunny Kids mengungkapkan, banyak anak dengan ASD merasa terganggu oleh suara terlalu keras, cahaya terang, atau tekstur tertentu. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah terapi sensori yang dapat membantu mereka. Salah satunya, dengan melalui rangsangan sensorik yang menantang seperti metode luar ruang atau outdoor. 
 
Menurutnya, ada banyak hal yang didapatkan dengan melakukan terapi di luar ruang ini. Selain mengurangi waktu bermain gadget, anak jadi lebih berkeringat karena dilakukan di outdoor. "Anak pun merasa seperti bermain padahal sebenarnya sedang melakukan terapi," ujarnya, Sabtu (23/6). 
 
"Dan dengan melakukan terapi yang konsisten maka anak dapat menjadi lebih toleran terhadap rangsangan yang sebelumnya mengganggu," sambungnya. 
 
Hal ini, lanjut dia, telah dibuktikan oleh beberapa studi. Di mana hasilnya menunjukkan bahwa terapi sensori integrasi memiliki dampak positif pada anak-anak dengan gangguan spektrum autisme. Salah satu studi yang diterbitkan di Journal of Autism and Developmental Disorders misalnya. Disebutkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam pemrosesan sensorik, interaksi sosial, dan perilaku adaptif pada anak-anak dengan ASD yang menjalani terapi sensori integrasi. Terapi ini membantu meningkatkan keterampilan fungsional sehari-hari.
 
Dalam praktiknya, pihaknya pun telah menggunakan pendekatan inovatif untuk melatih tumbuh kembang yang holistik. Mulai dari Terapi Sensori Integrasi, Terapi Wicara, hingga Terapi Perilaku. "Terapi Sensori Integrasi membantu anak-anak dalam mengatur dan merespons sensasi dengan lebih baik. Sementara Terapi Wicara fokus pada pengembangan kemampuan berbicaral pada anak, dan Terapi Perilaku bertujuan agar anak dapat mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasinya," jelasnya.
 
Direktur Operasional Sunny Kids Christina Onasis menambahkan, pihaknya jadi yang pertama menerapkan konsep terapi sensori integrasi outdoor. Yang mana, ada ruang transformasi yang dirancang khusus untuk menjadi tempat anak-anak dapat  belajar, bermain,  dan dilatih agar berkembang secara optimal. "Dengan tim terapis bersertifikat dan berpengalaman, kami menciptakan ruang yang aman dan inklusif," urainya. (*)
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan

Baca juga

Mahasiswa UGM Kembangkan Game Edukatif “Kata Kita” untuk Anak Cerebral Palsy
9 April 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Game Edukatif “Kata Kita” untuk Anak Cerebral Palsy
Anak Cerebral Palsy
Studi Ini Klaim Berendam Air Panas Bisa Meredam Gejala Autis pada Anak
24 Maret 2026
Studi Ini Klaim Berendam Air Panas Bisa Meredam Gejala Autis pada Anak
Gejala Autis
Januari 2026, Pemkab Temanggung Bakal Luncurkan Rumah Terapi Gratis bagi ABK
16 Maret 2026
Januari 2026, Pemkab Temanggung Bakal Luncurkan Rumah Terapi Gratis bagi ABK
Rumah Terapi Gratis bagi ABK
UPT RSBL Pasuruan Beri Terapi Okupasi Berkebun pada Penerima Manfaat
1 Maret 2026
UPT RSBL Pasuruan Beri Terapi Okupasi Berkebun pada Penerima Manfaat
Terapi Okupasi
Dukung Tumbuh Kembang Anak, ULD Lakondik Gandeng RS H.A Zaky Djunaid Buka Akses Terapi Wicara
26 Februari 2026
Dukung Tumbuh Kembang Anak, ULD Lakondik Gandeng RS H.A Zaky Djunaid Buka Akses Terapi Wicara
Terapi Wicara
Information
  • Home
  • Site Map
  • About Us
  • Contact Us
  Customer Service
  •  08176461878
  •  081387584008
  •  02194680818
  Tentang Kami

Clinic & School | Home Visit Terapi | Training

Office : JL. Masjid No. 42 Pesanggrahan Jakarta Selatan
Branch : Graha Taman Elang Blok I No. 5 Tangerang

© 2011 www.anakspesialhebat.com

Toko Online
Top