Ruang Snoezelen, Terapi Sensorik untuk Penyandang Disabilitas
19 Agustus 2025
KBRN, Padang : Ruang Snoezelen merupakan ruang terapi bagi penyandang disabilitas, khususnya dengan gangguan sensorik atau perkembangan seperti gangguan autisme, cerebral palsy, atau gangguan intelektual.
Menurut Annisa Harmiza Putri, seorang Analis Peserta Didik di UPTD Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (LDPI) Kota Padang, di dalam ruangan ini mereka dibantu untuk meningkatkan konsentrasi dan menenangkan kecemasan sehingga akan merasa lebih rileks.
“Dilengkapi dengan lampu warna-warni yang lembut serta beberapa elemen sensori, ruang Snoezelen dapat membantu mengekspresikan preferensi atau ketidaknyamanan seorang penyandang disabilitas. Mereka pun dapat berkomunikasi dengan pengajar ataupun terapis tentang apa yang dibutuhkan ataupun dirasakan melalui penggunaan musik atau suara yang telah dipasang pada ruangan ini,” kata Annisa.
Annisa menjelaskan, lampu pada ruangan ini dapat diatur intensitasnya, begitupun musik atau suara yang diperdengarkan dapat disesuaikan. Hal ini tentu saja akan membantu mereka merasa lebih aman dan nyaman, sehingga mengurangi kecenderungan munculnya perilaku - perilaku yang merugikan.
“Ruangan Snoezelen bukanlah terapi yang bersifat pasif, namun lebih pada pendekatan yang memungkinkan individu untuk mengeksplorasi serta memilih rangsangan yang mereka inginkan. Bagi anak-anak dengan autisme atau gangguan perhatian, ruang ini dapat membantu meningkatkan konsentrasi mereka,” ujarnya.
Anissa menambahkan, stimulasi yang positif dan aman dari ruang Snoezelen pastinya dapat membantu memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan emosional dan sosial penyandang disabilitas. Kesempatan ini tentunya akan mendukung dan meningkatkan kualitas hidup sehingga mereka akan lebih baik serta mandiri.
Baca juga
Mahasiswa UGM Kembangkan Game Edukatif “Kata Kita” untuk Anak Cerebral Palsy
Januari 2026, Pemkab Temanggung Bakal Luncurkan Rumah Terapi Gratis bagi ABK





